Apa Itu Kredit Mikro?

Apa Itu Kredit Mikro?

Ada beberapa produk kredit yang kita kenal di perbankan antara lain kredit pemilkan rumah (KPR), kredit kepemilikan kendaraan bermotor (KKB), kredit konsumer, kredit usaha, dan lain-lain. Di artikel kali ini saya ingin membahas tentang kredit usaha mikro (kredit mikro). Secara umum kredit mikro adalah kredit yang ditujukan untuk sektor usaha mikro. Dewasa ini banyak bank yang berlomba-lomba menawarkan kredit mikro dengan bunga yang bervariasi mulai dari bank umum, bank syariah hingga BPR. Karena selama periode krisis moneter beberapa waktu lalu yg melanda Indonesia, sektor mikro telah terbukti tangguh melewati badai krisis. Di Indonesia sendiri potensi usaha mikro ini masih sangat besar. Kredit mikro ini pada umumnya berkisar antara sampai dengan 200 juta dan bunga efektif antara 9-22 % per tahun.

IMG_20151110_224116
Bank BRI salah satu bank yang fokus menyalurkan kredit mikro

Bila dibandingkan dengan bunga kredit ritel/menengah,bunga kredit mikro ini memang tergolong tinggi. Hal ini dikarenakan resiko macetnya juga besar. Resiko tersebut melekat pada karakteristik dari usaha mikro itu sendiri. Usaha mikro umumnya adalah usaha perorangan/keluarga yg dikelola dengan kemampuan manajemen sederhana (cash flow usaha masih bercampur dengan pribadi), omset usaha sampai dengan Rp 300 juta per bulan, sebagian besar belum berbadan hukum (usaha perorangan), dan ketersediaan jaminan/agunan yg layak untuk me-cover kreditnya dan bahkan beberapa bank ada yg tidak mempersyaratkan jaminan sama sekali. Dengan kata lain pelaku usaha mikro ini masih banyak yg belum bankable / layak untuk memenuhi standar kredit perbankan.

Kredit mikro ini mempunyai peranan besar bagi pengembangan dunia usaha dan memunculkan entrepeneur- entrepeneur baru yang nantinya bisa “naik kelas” ke sektor usaha yg lebih besar. Data OJK 2014 menyebutkan jumlah unit usaha mikro di Indonesia mencapai 55,86 juta pelaku usaha namun yang mendapatkan akses ke sektor jasa keuangan baru mencapai 3,74% saja. Beberapa waktu lalu pemerintah melalui program kemitraan dengan bank-bank BUMN memasarkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga relatif rendah yg ditujukan untuk pelaku usaha mikro. Program ini diawali sejak masa pemerintahan SBY, dan dilanjutkan oleh presiden Jokowi. Dengan peran serta pemerintah ini diharapkan mampu mengedukasi sektor usaha mikro agar mempunyai akses perbankan untuk membantu permodalan dan melepaskan dari jeratan rentenir yg selama ini sangat melekat pada pelaku usaha mikro.

 

Salam Share,

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s