Karir Tak Kunjung Meningkat, Mungkin Ini Penyebabnya

Karir Tak Kunjung Meningkat, Mungkin Ini Penyebabnya

Tips Personal – Dunia kerja adalah dunia yang kompleks. Setiap tahun, jumlah angkatan kerja di Indonesia terus meningkat, sementara lapangan kerja yang tersedia masih terbatas. Tak heran tiap kali diadakan event bursa kerja dimanapun selalu dijejali oleh para pencari kerja dengan berbagai latar belakang pendidikan. Mereka saling bersaing untuk bisa diterima di perusahaan yang dilamar. Sebaliknya, yang sudah bekerjapun juga masih harus bersusah payah untuk merintis karir di perusahaannya. Alasan utamanya di samping faktor kenaikan gaji, juga untuk pengembangan atau aktualisasi diri dan menumbuhkan motivasi dalam bekerja.

pegawai_karyawan_kantor
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Pada Karir

Namun kenyataannya tidak semudah yang dibayangkan. Ibarat sebuah piramida karir, semakin tinggi posisi, semakin mengerucut. Artinya, hanya orang-orang yang yang dipandang mempunyai kapasitas lebih yang bisa menduduki jabatan lebih tinggi. Akhirnya, meski sudah bekerja sekian lama, tetapi karir kita tetap jalan di tempat (stuck). Bahkan ada yang sampai mengalami stres dan demotivasi. Ada beberapa faktor penyebab mengapa karir tak kunjung meningkat, baik yang berasal dari diri kita sendiri maupun faktor lingkungan perusahaan, diantaranya :

1.Minim prestasi

Apa yang bisa diandalkan dari karyawan yang biasa-biasa saja? Tidak banyak, karena yang dilakukan hanya hal-hal standar tanpa memberikan terobosan baru atau inovasi yang bisa membawa kemajuan berarti buat perusahaan. Ya, prestasi kerja adalah salah satu aspek penting yang bisa membedakan kita dengan karyawan yang lain, meyakinkan perusahaan bahwa kita pantas untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi. Karir yang cemerlang adalah buah dari segudang prestasi kerja.

2.Statis

Seperti kata pepatah, tidak ada yang abadi di dunia ini. Semua hal pasti akan mengalami perubahan seiring perkembangan jaman. Jika kita hanya berkutat pada cara-cara lama, ilmu pengetahuan yang terbatas, maka kita akan tertinggal jauh dengan yang lain. Terus update pengetahuan, baik yang berhubungan dengan bidang tugas kita, maupun yang berkaitan dengan bagian lain. Meski kita di bagian pemasaran, tidak ada salahnya bila kita menambah wawasan tentang bagian keuangan, produksi, legal, dan bagian lainnya. Ingat, jika kita mempunyai impian menjadi kepala cabang, maka kita harus memahami betul semua bagian/divisi yang ada di perusahaan. Persiapkan itu sejak dini.

3.Takut tantangan

Setiap promosi jabatan tentu ada konsekuensi yang harus diemban. Target yang lebih besar, membawahi banyak orang atau kantor cabang, siap di tempatkan di luar kota, jam kerja overtime, pressure tinggi dari manajemen, dsb. Tantangan-tantangan itu yang terkadang bikin  nyali kita ciut. Sehingga secara psikologis kita menjadi terbebani, enggan atau tidak sepenuh hati dan gagal ketika mengikuti seleksi promosi jabatan. 

4.Tidak berani tampil

Dalam beberapa kesempatan, terkadang pimpinan memberikan tugas ekstra di luar job description kita. Seperti presentasi di depan klien, membuat proposal/penawaran kerja sama, mengatasi komplain customer, dll. Sebenarnya ini adalah kesempatan bagus untuk menunjukkan bahwa kita mempunyai kemampuan lebih dan bisa jadi nilai tambah individual pada saat kita mengikuti seleksi promosi jabatan. Hanya saja karena kurang percaya diri, akhirnya kita menyiakan dan menghindari tugas itu.

5.Bad performance

Disadari atau tidak, performance sehari-hari di kantor baik dengan atasan, customer, maupun rekan kerja juga menjadi penilaian. Jika kita sering datang terlambat, kerja lamban, suka mengeluh, sering ribut dengan rekan sekantor, dll., performance yang buruk seperti ini tentu akan membuat atasan berpikir ulang jika ingin memberi kita amanah jabatan yang lebih tinggi. Bad performance seringkali menjadi pemicu timbulnya faktor like and dislike yang bisa menjadi penghambat karir. Jadi, tunjukkan integritas dan profesionalisme yang tinggi dalam bekerja.

6.Skala perusahaan kecil

Skala perusahaan sangat mempengaruhi struktur organisasi. Semakin besar skala perusahaan, tentunya akan memiliki banyak bagian/divisi dan akan memiliki formasi jabatan yang beragam. Terlebih lagi jika perusahaan mempunyai banyak kantor cabang pembantu. Sebaliknya jika kita bekerja di sebuah perusahaan kecil, mungkin hanya ada beberapa bagian dan hierarki jabatan yang terbatas. Sehingga peluang promosi jabatan pun tidak begitu besar.

7.Kebijakan perusahaan

Kebijakan perusahaan seringkali juga turut mempengaruhi percepatan karir kita. Contoh : dengan dalih kebutuhan perusahaan, beberapa perusahaan lebih senang merekrut pegawai dari luar yang dianggap lebih mumpuni dan berpengalaman untuk jabatan seperti branch manager, manager pemasaran, atau tenaga IT, dan lainnya. Cara ini memang dianggap lebih instant ketimbang harus memberikan program pelatihan kepada karyawan lama (internal) dengan biaya yang mahal. Contoh lain, demi memberi apresiasi untuk pegawai dengan masa kerja yang lama, beberapa perusahaan juga masih ada yang menerapkan prinsip senioritas dalam promosi jabatan. Sehingga bila kita masih termasuk karyawan “kemarin sore”, harus bersabar menunggu antrian jenjang karir. Baca juga : Ini 4 Langkah Pede Menghadapi Senioritas Di Tempat Kerja.

 

Salam Share,

Iklan

4 tanggapan untuk “Karir Tak Kunjung Meningkat, Mungkin Ini Penyebabnya

  1. Kalau naik karir, nggak cuma prestasi yang dilihat. Kemampuan komunikasi, kedekatan dengan pihak manajemen (ini bukan menjilat yah, ini masalah kemampuan membawa diri yang baik dan bisa membangun emosi positif bos-bos besar terhadap kita), dan keterampilan/latar belakang khusus (pendidikan, kemampuan bahasa tertentu, kedekatan dengan klien-klien besar, sertifikasi khusus) juga faktor yang penting dalam berkarir loh. Terus, kalau bosnya nggak suka punya anak buah yang lebih pinter, ya seumur hidup tuh anak buah nggak akan boleh berkembang.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s