Obligasi SBR002, Produk Investasi Yang Dijamin Pemerintah

Obligasi SBR002, Produk Investasi Yang Dijamin Pemerintah

Sudah pernah dengar tentang SBR002? Sebelum kita membahas tentang SBR002, mungkin sebagian dari kita masih belum familiar dengan istilah obligasi. Merujuk dari wikipedia, obligasi adalah suatu istilah yang digunakan dalam dunia keuangan yang merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran. Penerbit obligasi bisa dari perusahaan (corporate bond) maupun dari pemerintah (government bond).

SBR002
SBR002 – Alternatif Investasi Masa Kini

Saving Bond Ritel 002 atau disingkat SBR002, adalah surat utang atau obligasi ritel yang dikeluarkan pemerintah republik Indonesia dalam hal ini dikelola oleh Kementrian Keuangan, yang ditujukan bagi warga negara Indonesia. Lho kok pemerintah utang? Yes, karena kalau cuma mengandalkan pendapatan dari ekspor migas, pajak, dan lain-lain masih dianggap kurang untuk menutup pos-pos belanja pemerintah. Jadi, karena dikeluarkan oleh pemerintah maka sudah pasti aman, karena SBR sebagai bagian dari obligasi negara dijamin oleh UU No 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara, yang mana pembayaran pokok dan kupon obligasi ini setiap tahunnya sudah dianggarkan dalam APBN. Sama halnya seperti ORI dan Sukuk, SBR002 merupakan salah satu instrument pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada hutang luar negeri, yaitu dengan mengandalkan pada pembiayaan domestik.

Baca juga : Saldo Tabungan Menyusut, Inilah Macam-Macam Biaya Administrasi Tabungan

SBR002 ini sama seperti deposito bank yang selama ini sudah kita kenal dimana setiap bulan kita mendapat bunga (kupon) atas obligasi yang kita miliki. Hanya saja jatuh tempo pencairannya lebih panjang, yaitu 2 tahun. Dan SBR002 ini merupakan kelanjutan dari SBR001 yang sudah dipasarkan sebelumnya yang akan jatuh tempo pada 20 Mei 2016 nanti. Namun yang membedakannya dengan SBR001, di SBR002 ini ada fasilitas early redemption, yaitu pencairan sebelum jatuh tempo, tetapi periodenya sudah ditentukan yaitu tanggal 1 s/d 14 Juni 2017, maksimal 50% dari nilai kepemilikan. . Karena sifatnya ritel, maka SBR002 hanya ditujukan bagi investor individu warga negara Indonesia (WNI) saja. Sedangkan untuk badan usaha maupun asing tidak diperbolehkan membeli SBR. Secara singkat, gambaran profil SBR002 bisa dipahami melalui tabel berikut :

1. Masa Penawaran 28 April – 19 Mei 2016
2. Tanggal Penerbitan 25 Mei 2016
3. Jangka Waktu 2 Tahun
4. Tanggal Jatuh Tempo 20 Mei 2018
5. Minimum Pemesanan Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) dan kelipatannya
6. Maksimum Pemesanan Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah)
7. Jenis dan Tingkat Kupon -mengambang (disesuaikan setiap 3 bulan)

-spread bunga 125 bps di atas LPS rate

-tingkat kupon minimal 7,50%

8. Pembayaran Kupon Tanggal 20 setiap bulannya
9. Bentuk Obligasi Tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo dan tidak dapat diperdagangkan
10. Peiode Early Redemption 1 s/d 14 Juni 2017

Nah itu tadi sekilas tentang SBR002 yang bisa dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif investasi masa kini yang dijamin oleh pemerintah. Bagi yang berminat bisa menghubungi beberapa bank dan sekuritas yang ditunjuk sebagai agen penjual (lihat image). Yang pasti, apapun produk investasi yang kita pilih harus dipertimbangkan secara matang kelebihan dan kekurangannya. Jangan sampai terjebak pada investasi bodong yang menjanjikan return tinggi tapi ujung-ujungnya malah dana kita raib begitu saja. Sadari investasi, sadari resikonya. Selamat berinvestasi….

 

Salam Share,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s