Tradisi Mudik Tak Akan Lekang Oleh Modernitas

Tradisi Mudik Tak Akan Lekang Oleh Modernitas

Tradisi Mudik – Beberapa hari lalu kita disuguhkan berita tentang kemacetan luar biasa yang terjadi di jalur mudik, khususnya di ruas tol Brebes Timur. Jalur tol baru yang diklaim bisa mengurai kemacetan selama arus mudik, ternyata justru sebaliknya. Ya, menjelang hingga beberapa hari usai lebaran, pemberitaan di media selalu dipenuhi warta tentang aktivitas mudik masyarakat. Baik itu tentang lalu lintasnya, sarana dan prasarananya dan segala aktivitasnya. Bahkan hiruk pikuk persiapannya sudah mulai terasa sejak jauh hari sebelum lebaran.

arus mudik1__edit
Kepadatan Arus Mudik Di Pintu Masuk Tol

Meski dengan kemajuan teknologi saat ini memungkinkan kita berkomunikasi tanpa harus bertemu secara fisik seperti video call dan chat messenger, namun tradisi mudik tahunan ini tetap berlangsung. Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan interaksi dengan sesamanya khususnya dengan keluarga dan orang-orang terdekat. Silahturahmi, melepas kerinduan, memperkenalkan anggota keluarga baru, hingga ada pula unsur eksklusivitasnya. Menunjukkan kepada keluarga di kampung tentang kondisinya saat ini ataupun status sosial ekonominya. Ada unsur prestis dan kebanggaan yang ingin ditunjukkan setelah sekian lama bekerja di luar daerah asal.

Baca Juga : Ini 3 Pos Pengeluaran Terbesar Di Bulan Ramadhan Yang Perlu Diatur

Mudik di momen lebaran adalah waktu berkumpul bersama keluarga. Bagi mereka yang selama ini merantau bekerja di luar daerahnya, tentu akan sangat menggunakan momen libur panjang lebaran ini dengan sebaik-baiknya. Tak peduli harus menempuh jarak ratusan kilometer atau terjebak kemacetan panjang. Hampir semua transportasi umum penuh. Terminal, bandara, pelabuhan dijejali calon penumpang. Tak sedikit pula yang memilih mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi. Beberapa instansi pemerintah maupun swasta juga menyediakan transportasi mudik gratis untuk karyawannya maupun masyrakat umum.

Tradisi mudik akan tetap ada sampai kapanpun dan tak akan lekang termakan modernitas jaman. Selama kota masih menjadi daya tarik ekonomi bagi orang-orang dari daerah lain/desa. Mereka akan datang mencari pekerjaan ke kota dan tradisi mudik pun tetap berlanjut. Tidak hanya di Indonesia, di beberapa negara berkembang seperti India Pakistan, dan Malaysia tradisi mudik di momen lebaran juga tetap berlangsung. Selamat hari raya idul fitri. Selamat mudik dan berkumpul bersama keluarga.

 

Salam Share,

Iklan

2 tanggapan untuk “Tradisi Mudik Tak Akan Lekang Oleh Modernitas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s