Membuka Usaha Warung Kopi Dengan Modal Minimalis

Membuka Usaha Warung Kopi Dengan Modal Minimalis

Modal Usaha Warung Kopi – Saat ini membuka usaha warung kopi atau warkop menjadi sebuah alternatif usaha pilihan. Di samping mudah dalam pengelolaannya, kultur masyarakat yang gemar ngopi menjadikan usaha ini begitu menjanjikan. Disamping itu, salah satu kelebihan membuka usaha warung kopi adalah modal yang dibutuhkan fleksibel. Warung kopi sederhana tidak perlu modal yang terlalu besar. Prinsipnya yang penting usaha tersebut bisa jalan dulu, apabila sudah berjalan sebagian dari keuntungan bisa kita gunakan untuk tambahan modal lagi untuk pengembangan usaha ke depan.

Baca juga : Enam Kelebihan Ini Yang Membuat Usaha Warung Kopi Begitu Menjanjikan

Beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan seorang kawan lama yang saat ini mempunyai usaha warung kopi yang lokasinya tidak jauh dari sebuah pasar tradisional dan sekolahan. Ya, pemilihan tempat memang menjadi salah satu faktor sukses membuka usaha warung kopi. Lokasi dekat stasiun, pasar, terminal, sekolah/kampus adalah tempat yang strategis untuk membuka warkop. Kawan tersebut bersedia membagi pengalamannya membuka usaha warkop, terutama tentang berapa modal awal yang dibutuhkan untuk membuka usaha warung kopi. Berikut sedikit ulasannya :

  1. Sewa Tempat

Untuk tahap awal nggak perlu tempat yang terlalu luas. Minimal dengan ukuran 3 x 5 meter sudah cukup untuk membuka warkop sederhana. Tarif sewanya sekitar 2-3 juta / tahun. Dan jika ingin lebih berhemat modal lagi, kita bisa bernegoisasi dengan tarif sewa bulanan. Alternatif lain, jika lokasi rumah anda strategis dan mempunyai halaman yang luas, bisa dimanfaatkan untuk membuka warung kopi. Setidaknya bisa sedikit menghemat modal usaha.

  1. Peralatan Usaha
20160128_134034
Peralatan Usaha Warung Kopi Sederhana

Peralatan usaha yang dibutuhkan seperti sendok, piring/mangkuk, gelas, cangkir, kompor gas untuk memasak air, teko, dan lain-lain bisa disesuaikan dengan anggaran yang ada. Untuk meja kursi pengunjung, jika space warung tidak terlalu luas kita bisa pertimbangkan model bangku panjang untuk meja kursi pengunjung. Kisaran biaya untuk peralatan usaha ini kurang lebih sekitar 5 jutaan.

  1. Persediaan

Persediaan/stok barang dagangan meliputi gula, kopi, susu, teh bubuk, mie instant, dan aneka jajanan, untuk tahap awal kita cukup anggarkan modal 1 juta. Jika penjualan mulai meningkat, persediaan kita tambah sedikit demi sedikit.

  1. Fasilitas Tambahan

Jika mempunyai anggaran dana lebih, kita bisa mempertimbangkan untuk memberi fasilitas tambahan di warung kopi. Fasilitas tambahan yang seringkali kita jumpai di warung kopi diantaranya seperti koran, televisi, radio tape dan wifi. Fasilitas ini tidak wajib, tapi minimal koran dan radio tape harus ada untuk sekedar menghibur dan membuat pengunjung betah berlama-lama di warkop. Untuk penambahan fasilitas lainnya kita bisa disediakan setelah usaha berjalan.

Nah, dengan anggaran biaya sekitar Rp. 10 juta  di atas kita sudah bisa membuka sebuah warung kopi sederhana yang kita jalankan sendiri dengan modal minimalis. Khusus untuk pemilihan lokasi usaha, ada baiknya kita melakukan survey terlebih dahulu guna mengetahui apakah tempat tersebut strategis, sudah ada berapa warung kopi di sekitar tempat tersebut, apakah tempat tersebut sering dilalui banyak orang, dan sebagainya. Jika pemilihan lokasi sudah dirasa tepat, selebihnya tergantung pada bagaimana kita mengelola usaha ini sehingga bisa semakin berkembang. Bagaimana, tertarik untuk mencoba?

 

Salam Share,

Iklan

6 tanggapan untuk “Membuka Usaha Warung Kopi Dengan Modal Minimalis

  1. Kl di tempat saya ,sewa tempat cuma tanannya doang .jd ys hrs bikin sendiri tu tempat,hrs bli kayu,esbes,dll,bayar tukang dll,sama dg bikin rumah biayanya,30 jt lebih…cuma bikin tempatnya doang.

    Suka

  2. Pak, jika kita menambahkan menu dalam warung kopi seperti roti, gorenga, atau nasi uduk, apakah dapat menambah omzet penjualan? dan jam operasional yang efektif kira2 berapa jam ya Pak?

    Suka

    1. Apapun yg bs dijual di warung tentu bs menambah omset. Dapat juga dgn menambah menu nasi bungkus di pagi atau siang hari di jam-jam makan siang biasanya byk yg mencari tepat istirahat sambil nongkrong di warung kopi.

      Suka

    1. Kalau menurut saya biaya overhead tidak selalu berbanding lurus dgn omset.yg berpengaruh pada biaya overhead biasanya adalah jam buka operasional warkop. Semakin panjang jam operasional, blm tentu penjualan meningkat.tapi biaya overhead spt listrik dan gaji karyawan akan ikut naik.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s