Inilah Resiko Yang Kamu Hadapi Bila Turun Jabatan

Inilah Resiko Yang Kamu Hadapi Bila Turun Jabatan

Turun Jabatan – Setelah sekian lama bekerja, mendapatkan promosi karir adalah dambaan setiap karyawan. Ada sebuah kebanggaan karena prestasi kerja mendapatkan apresiasi dari manajemen perusahaan, kenaikan gaji (salary), dan semakin menambah motivasi bekerja tentunya. Namun, dalam dunia kerja seringkali terjadi hal sebaliknya. Alih-alih mendapatkan promosi jabatan, justru karena sebab tertentu malah mengalami turun jabatan atau disebut juga demosi. Karir yang sudah dirintis selama bertahun-tahun seakan hancur begitu saja.

Turun jabatan merupakan sebuah ‘mimpi buruk’ yang bisa berpengaruh secara psikologis bagi seorang karyawan. Bagaimana mungkin, manakala sedang enak-enaknya berada di zona nyaman, lalu harus turun jabatan dan merintis karir lagi dari bawah.

Semakin tinggi jabatan, semakin besar pula tugas dan tanggung jawab yang diemban. Dan perusahaan pastinya akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja semua karyawannya. Jika kinerja dianggap buruk, perusahaan tak segan-segan memberikan sangsi turun jabatan pada karyawan bersangkutan.

Baca juga : Karir Tak Kunjung Meningkat, Mungkin Ini Penyebabnya

Penyebab turun jabatan bisa bermacam-macam. Bisa karena penilaian kinerja yang buruk seperti yang disebutkan di awal, bisa karena proses promosi di lingkungan internal perusahaan, atau bisa juga karena kamu melakukan kesalahan prosedur (fraud) yang mengakibatkan kerugian perusahaan. Ada beberapa resiko yang akan dialami oleh seorang pegawai yang terkena sangsi turun jabatan.

  1. Turun Jabatan Turun Gaji

Hal ini sudah jelas akan terjadi. Sebab turun jabatan berarti turun golongan/pangkat sehingga gaji akan menyesuaikan dengan jabatan/posisi baru. Dan penurunan gaji ini bisa jadi sangat signifikan, bergantung dari jabatan yang ditinggalkan. Misal gaji dan tunjangan dari yang semula seorang manajer, turun jadi supervisor atau lainnya. Tentu gajinya akan turun drastis Hal ini tentunya sangat tidak menyenangkan. Sehingga memerlukan penyesuaian  dan komunikasi yang baik terutama dengan pihak keluarga. Baca juga : Baru Bekerja, Baca 5 Hal Penting Setelah Menerima Gaji Pertama

  1. Kehilangan Fasilitas Kantor

Pada saat menduduki posisi kepala cabang mungkin kamu mendapat sejumlah fasilitas kantor seperti rumah dinas, sopir dan mobil dinas, tunjangan telepon dan internet, dan lain-lain. Tentu menyenangkan bisa menggunakan semua fasilitas tersebut untuk menunjang aktivitas pekerjaan. Semua fasilitas tersebut kemungkinan akan ditarik. Dan kamu harus siap dengan kondisi ini.

  1. Tekanan Moral

Bukan hanya masalah finansial seperti gaji dan tunjangan lainnya yang akan dialami. Tekanan moral yang dirasakan akan sangat berat. Dan tidak semua orang kuat menghadapi situasi ini. Sebagian ada yang mengambil keputusan untuk mengundurkan diri (reisgn), dan ada pula yang memilih bertahan ketika mengalami hal tersebut. Kehilangan jabatan bisa jadi membuat malu seseorang, sehingga secara psikologis membuatnya tertekan manakala di kantor bertemu dengan rekan kerja yang lainnya. Butuh kekuatan mental dan motivasi tinggi untuk bisa menjalaninya.

  1. Kemungkinan Mutasi

Semua perusahaan tentu menginginkan karyawannya bisa bekerja produktif untuk kemajuan perusahaan. Ketika kamu dianggap tidak perform memimpin suatu bagian, maka perusahaan bisa saja menurunkan posisimu bahkan akan melakukan rolling atau mutasi ke kantor cabang lainnya. Dengan mutasi ini diharapkan ada efek jera sehingga pekerja bisa memperbaiki kinerjanya di masa mendatang. Baca juga : Ketahui Beberapa Penyebab Mutasi Kerja Berikut Ini 

Nah, itu tadi beberapa resiko yang harus kamu hadapi manakala mengalami turun jabatan di pekerjaan. Bila kamu mengalami hal tersebut, jangan putus asa ya. Tunjukkan motivasi dan semangat untuk memperbaiki kinerjamu, agar kamu bisa mendapatkan promosi jabatan lagi di masa mendatang.

 

Salam Share,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s