Mau Buka Toko Online? Ini Ragam Platform Media Untuk Berjualan Yang Perlu Kamu Coba

Toko Online – Pernah belanja di toko online? Jika pernah, seberapa sering kamu belanja dan lewat media apa? Pasti jawabanmu beraneka ragam ya. Benar, saat ini memang dunia bisnis memang sedang mengalami disrupsi yang pesat. Dengan masifnya penggunaan internet, segala macam produk atau jasa bisa kita dapatkan dengan hanya menjentikkan jari di layar handphone. Sebagai calon customer, keberadaan toko online memang memudahkan dalam hal pencarian produk yang dibutuhkan.

Pun dari sisi penjual, keberadaan toko online memang dirasa kian menarik. Cukup berbekal postingan foto produk yang baik disertai dengan deskripsi produk yang detail, kita sudah bisa berjualan dan “menawarkan” produk kita ke semua orang. Serasa mempunyai etalase toko yang bisa digunakan untuk memajang semua produk. Sehingga keberadaan toko fisikpun hanya menjadi sebuah pelengkap.

Nah buat kamu yang ingin mencoba merambah dunia bisnis online dengan membuka toko online, tentunya kamu harus tau media online apa yang akan kamu gunakan. Masing-masing media punya audience-nya sendiri. Ada beberapa ragam platform media yang seringkali digunakan untuk toko online. Kamu bisa menggunakan lebih dari satu platform media online yang ada, supaya produkmu lebih dikenal.

  1. Media Sosial

Media sosial seperti facebook, Instagram, twitter, youtube seringkali digunakan untuk media jualan online. Jumlah penggunanya yang besar, membuat media ini kerap menjadi pilihan utama untuk berpromosi. Berjualan di medsos ini gratis, kamu bisa bebas posting jualanmu di sini. Hanya saja kelemahannya disini dibutuhkan saling percaya antara penjual dan pembeli. Sebagai penjual kamu harus benar-benar menjaga nama baik tokomu. Karena begitu pembeli sudah membayar barang yang hendak dibeli, penjual bisa saja wanprestasi, tidak segera mengirimkan barang yang dipesan atau mengirim barang yang tidak sesuai. Sehingga banyak sekali toko online yang diblokir dan dilaporkan telah melakukan aksi penipuan.

  1. Market Place

Tahukah kamu, ada ratusan bahkan ribuan orang yang menawarkan barangnya di market place seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Olx, dan lain-lain. Jika kamu pernah atau sering berbelanja di salah satu media tersebut, kenapa kamu tidak mencobanya untuk berjualan di sana. Market place dianggap sebagai media paling aman untuk jual/beli. Karena dana yang dibayarkan oleh calon pembeli akan ditahan oleh pihak admin marketplace hingga barang betul-betul sampai ke tangan pembeli. Pihak pembeli juga diberikan hak mengajukan retur barang atau refund dana apabila barang yang dikirimkan oleh penjual tidak sesuai dengan foto/deskripsi produk.

  1. Chat Messenger

Siapa yang tak kenal Whatsaap dan Line. Semua pengguna smatphone pasti menggunakan salah satu atau bahkan kedua aplikasi chat messenger satu ini. Dengan fitur broadcast message atau update status di menu story, aplikasi ini bisa mengirimkan pesan singkat mengenai penawaran produk ke seluruh daftar kontak. Selain itu aplikasi chat ini juga seringkali digunakan oleh calon pembeli untuk berkomunikasi dengan penjual terkait harga, cara pemesanan dan segala hal berkaitan dengan kejelasan sebuah produk. So, jangan lupa mencantumkan nomor whatsapp atau line di setiap postingan produkmu ya.

  1. Blog / Web Store

Apa bedanya jualan di market place dengan membuat web store? Di market place kamu akan bersaing dengan banyak penjual produk yang sama. Dengan banyaknya pilihan tersebut, sedikit banyak bisa mempengaruhi keputusan membeli dan berpaling dari tokomu. Nah, jika kamu ingin mempunyai media promosi yang lebih privat/khusus untuk produk-produkmu saja, maka kamu bisa mempertimbangkan untuk membuat blog atau web store khusus untuk toko onlinemu. Di sini kamu akan punya banyak ruang untuk memposting dan mereview semua produkmu. Selain itu kamu juga punya kendali penuh atas tokomu. Hal ini sangat berbeda dengan di market place. Contoh web store sixteengear.com yang khusus menjual sarung tangan sepeda berkualitas.

20200212_220340-1.jpg

  1. Startup

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan aplikasi Go Food dan Grab Food. Ya, keduanya adalah contoh 2 aplikasi start up milik Gojek dan Grab yang perlu juga diperhitungkan sebagai media berjualan. Selain layanan pesan antar makanan, dalam aplikasi Gojek juga terdapat layanan lain seperti Go Send, Go Massage, Go Clean, dll. Meski jangkauannya masih terbatas area dalam kota, tetapi sedikit banyak produkmu punya peluang penjualan jika didaftarkan di aplikasi ini.

Article By : Teguh Wahyono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.