Strategi Penjualan di Saat Menghadapi Low Season

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi siklus penjualan sebuah produk. Trend, selera konsumen, momen khusus atau bisa juga kondisi ekonomi. Penjualan produk-produk pakaian misalnya, cenderung akan meningkat berkali lipat di saat mendekati hari raya. Begitupun di pertengahan 2020 yang lalu sempat terjadi bike booming sehingga penjualan sepeda dan produk asesoris sepeda mengalami peningkatan yang luar biasa. Ini yang disebut dengan peak season sales. Peningkatan penjualan ini sudah pasti akan meningkatkan keuntungan.

Namun demikian periode peak season ini biasanya tidak berlangsung lama. Ibarat sebuah kurva yang sudah menuju titik puncaknya, lambat laun akan melandai menuju kondisi normal lalu menurun menuju titik rendah lagi (low season). Inilah saatnya anda harus memutar otak, menciptakan strategi agar omset tetap terjaga demi keberlangsungan bisnis yang kita jalankan. Ada beberapa strategi yang bisa dicoba untuk mempertahankan penjualan di saat menghadapi situasi low season ini.

  • Diskon Menarik

Tidak ada yang lebih menarik minat orang membeli selain diskon harga di saat memasuki masa sepi (low season). Keinginan seseorang untuk membeli, seringkali dikarenakan iming-iming diskon yang menarik. Disini, mau gak mau anda harus merelakan kehilangan sedikit margin keuntungan anda. Pemberian diskon ini biasanya akan dibarengi dengan peningkatan penjualan.

  • Penjualan Paket (Bundling)

Pernah lihat promo “Beli 1 gratis 1” , “Beli 2 dapat 3” atau beli 2 item berbeda dengan harga yang lebih murah. Itu adalah sebuah strategi penjualan bundling atau paket yang bisa menarik minat konsumen untuk berbelanja.

  • Kontak Pelanggan Lama

Jika anda memiliki database pelanggan, tidak ada salahnya mencoba mengirimkan katalog produk kepada pelanggan-pelanggan lama anda, baik melalui komunitas, broadcast messenger, email atau telepon. Kelebihan dari strategi ini adalah kedekatan secara personal karena sudah kenal dan sudah tahu produk anda. Jadi, jangan pernah lupakan pelanggan lama ya.

  • Jual Produk Sejenis Yang Sedang Trend

Bisa jadi produkmu saat ini sedang slow, tapi produk lain sedang trending. Baik tentang model, warna, bahan, dan lainnya. Dan tidak ada salahnya mencoba menjual produk sejenis yang sedang diminati saat ini. Anda tetap harus jeli dalam melihat setiap peluang.

  • Manajemen Stok

Coba cek persediaan barang anda. Adakah barang-barang lama yang tidak laku-laku? Segera jual barang-barang tersebut baik dengan diskon khusus atau penjualan bundling. Jangan biarkan itu terus menumpuk di gudang dan menjadi dead stok. Sebaliknya, prioritaskan perputaran persediaan pada barang-barang yang fast moving. Monitoring persediaan secara berkala. Jangan sampai kehabisan stok, karena akan membuat anda kehilangan peluang penjualan.

Mungkin masih banyak lagi strategi penjualan lain yang bisa diterapkan selama masa low season. Yang pasti sesuaikan dengan karakteristik bisnis anda ya. Selamat mencoba…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.